ShoutMix chat widget
Ketik kata kunci yang anda cari

Sabtu, 24 April 2010

Mungkinkah penyakit di pindah ke binatang?

Bertanya: Assalamualaikum ,,wr...wb
 Saya seorang muslimah yang menderita suatu penyakit selama empat tahun sata rasakan dan belum kunjung sembuh.Saya sudah berobat ke dokter,pernah juga berobat ke pengobatan lain dengan cara yang tidaksyar'i,dengan menggunakankris dan sebagainya,karena kasihan dengan orang tua.
 Terakhir kalinya orang tua mengajak berobat ke pengobatan alternatif dengan bantuan dzikir dan diberikan sebotol air putih bertuliskan ayat ayat al,quran untuk diminum dan minyak yang berisi sama dengan air,untuk dioleskan ke yang sakit,jika penyakitnya berat bisa di pindahkan ke kambing sedang biaya untuk beli kambing sebesar enam jutaan.
 Pengobatan ini tidak dihijab/dipisahkan antara laki laki dengan perempuan.Jjadi campur,bahkan berdesak desakanPertanyaan saya adalah:

 1.Apakah pengobatan alternatif yang pertama termasuk pengobatan yang menyebabkan sya syirik?
 2.Apakah pengobatan yang kedua yang telah saya uraikan ada dan dibenarkan secara syar'i?bagaimana dengan media kambing itu?
 3. Lalu efek bagi diri saya setelah menjalani kedua pengobatan alternatif itu bagaimana?apakah ada jin yang masuk pada tubuh saya ini?
 Mohon jawaban ustadz karena saya sangat bimbang,mohon doa dan penjelasannya serta solusidari ustadz.

Menjawab:

Anik, Lampung

Wa,alaikum salam wr,,wb...
 Sebelaum menjawab pertanyaan anda,kirasnya saudara anik sudi memaafkan karena tidak semua isi suratnya dicantumkan disini karena terlalu panjang .Tetapi,walaupun di singkat sya kira tidak mengganggu maksud yang telah disampaikan.Mmengenai pertanyaan pertama,tidak diragukan lagi bahwa pengobatan dengan menggunakan keris/jimat adalah bertentangan dengan akidah islam dan termasuk perbuatan yang syirik,karena jelas jelas meminta bantuan kepada selain  ALLAH.Sedangkan bagi yang mendatanginya,memiliki tingkatan hukum yang berbeda.
 Pertama,bila ia datang ke dukun dan bertanya atau meminta bantuannya,maka termasuk dosa besar dan tidak diterima shalatnya selama 40 malam.
 Sebagaimana terdapat dalam hadist Rasulullah saw.yang artinya:
 "Barang siapa mendatangi dukun/peramal(dan yang sejenisnya)dan menanyakan kepadanya tentang sesuatu ,maka tidak diterima shalatnya selama empat puluh malam."(HR.Muslim.)
 Kedua,jika ia datang kedukun lalu bertanya dan meminta bantuannya dan membenarkannya,maka sanksinya lebih berat lagi,hukumnya sama dengan hukum yang mengingkari al,quran.
Rasulullah besabda:
 "Barang siapa mendatangi dukun/peramal(dan yang sejenisnya)dan membenarkan apa yang ia katakan maka dia telah kufur(ingkar)kepada apa yang telah diturunkan kepada."(HR.AL-Bazzar:3.578 dan Ahmad:9.279)
 Alhamdulillah,saudari telah menyadari dan bertaubat.Ketauhilah bahwa allah maha pengampun dan penerima taubat.Sebesar apapun dosa manusia bila sebelum meninggalnya telah bertaubat dengan benar insya allah telah bersih dari dosa dosa itu.
 Mengenai pangalihan penyakit ke hewan seprti kambing atau yang lainya,tentu hal ini sangatlah aneh.Dalam kedokteran modern belumkita dengar istilah memindahkan penyakit ke hewan atau ke benda lainnya.Yang kita dengar dari kedokteran modern adalah pencangkokan organ tubuh.Selanjutnya jika memang penyakit itu di pindah ke kambing,berarti telah melakukn kezhaliman terhadap hewan,apa dosanya kambing?Rasulullah telah melarang kitya menyiksa binatang atau menjadikannya sasaran lomba panahan.Diriwayatkan dari ibnu umar ia berkata:
 "Bahwasanya ia melewati beberapa pemuda quraisy yang mengikat burung hidup hidup kemudian mereka memanahinya dengan anak panah,mereka memberikan anak panah yang tidak kena burung ke pemilik burung.ketika mereka melihat ibnu umar mereka berhamburan,maka ibnu umar berkata:Siapa yang berbuat ini?Allah melaknat orang orang yang melakukan ini,sesunggunya rasulullah melaknat siapa saja yang menjadikan sesuatu yng ada ruhnya menjadi sasaran."(HR.muslim)
 Dari hadist terdebut bisa disimpulakn bahwa menjadikan kambing sebagai sasaran penyakit jelas dilarang bahkan dilaknat,na,udzubillah.
 Pengalaman kami ketika meruqyah,pernah mendapatkan pasien seorang mahasiswa yang terkena gangguan jin sehingga ia banyak bengong dan bertingkah aneh,lalu oleh bapanya ia dibawa ketempat yang sama ,seperti yang saudari ceritakan.Ketika pulang ia melakukan pesan sang kyai yaitu meminum airnya dan memgoleskan minyaknya ke dahinya.Yang terjadi adalah sakitnya semakin menjadi jadi,sampai sampai ia buka baju dan celananya  sambil berlarian keluar rumah.Ketika diruqyah,terbukti ia kerasukan.Bahkan yang mengherankan malah ketanbahan dari tempat ia berobat,ini menurut pengakuan jin jin yang berhasil di ajak berdialog melalui pasien.Alhamdulillah,setelah jin keluar semua,ia kembali normal.
 Keberhasilan pengobatan dengan cara cara supranatural,janganlah menjadikan kita terkecoh oleh penampilan luar sang 'ustadz'.Karena sebenarnya di samping ada yang berhasil,banyak sekali yang gagal.Tetapi yang gagal tidak pernah dipublikasikan.Dalam hal ini pernah ada pasien rumah sakit yang terkena kanker di lidahnya dan penyakitnya benar benar medis kemudian mengikuti pengobatan pengalihan seperti di atas sampai habis belasan juta.Tetapi tetap saja harus dioprasi oleh dokter.
 Dari beberapa peristiwa dan pengalaman lapangan ketika meruqyah ada pengakuan dari jin tentang pengalihan penyakit tersebut.Yakni ada dua kelompok jin yang berbagi tugas,satu kelompok masuk ke tubuh bnatang yang bertugas menyakiti organ tubuh binatang itu sesuai organ yang diduga sakit pada pasien sehingga ketika disembelih akan ada tanda tanda penyakitnya.Lalu satu kelompok yang lain masuk ke tubuh pasien yang bertugas untuk menahan syaraf syarf rasa sakit yang ada di organ yang sakit sehingga si pasien merasa sakitnya telah sembuh.
 Jadi,pengobatan dengan pengalihan ke binatang tidak saja menyakiti binatang,tetapi juga menyesatkan.semoga kita selalu dalam penjagaan allah swt.
 Wallahu a'lam.

0 komentar:

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More